Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Prof. Dr. Sutan Nasomal: Mafia Pupuk Subsidi Ancam Ketahanan Pangan, Harus Ditindak Tegas

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Mafia Pupuk Subsidi Ancam Ketahanan Pangan, Harus Ditindak Tegas

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Data Serapan Rendah, Petani Kesulitan Pupuk

Berdasarkan data aplikasi penyaluran pupuk subsidi hingga akhir 2025, tingkat serapan pupuk subsidi pada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Pasaman tercatat masih rendah.

Pada salah satu kelompok tani, alokasi pupuk Urea (N 46%) sebesar 13.050 kilogram, namun realisasi penyaluran baru mencapai 9.175 kilogram atau sekitar 71 persen. Data yang sama mencatat masih terdapat sisa alokasi 3.875 kilogram dan sisa stok sebesar 10.525 kilogram.

Sementara itu, pupuk NPK Phonska dari total alokasi 26.100 kilogram, baru tersalur 8.750 kilogram atau sekitar 34 persen. Artinya, masih terdapat sisa alokasi 17.350 kilogram dengan sisa stok tercatat 2.150 kilogram.

Namun, rendahnya angka serapan tersebut dinilai tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan. Sejumlah petani mengaku kesulitan mendapatkan pupuk subsidi meski telah berulang kali mendatangi kios atau pengecer.

“Di data katanya pupuk masih banyak, tapi di lapangan kami justru sulit mendapatkannya. Sudah bolak-balik ke kios, jawabannya selalu kosong, padahal musim tanam sudah dekat,” keluh seorang petani di Pasaman.

Desak Penegakan Hukum

Ketidaksesuaian antara data aplikasi dan kondisi lapangan memunculkan dugaan adanya persoalan serius dalam rantai distribusi pupuk subsidi. Dugaan tersebut disebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari distributor, kios atau pengecer, hingga kelompok tani.

Bahkan, berkembang pula dugaan adanya praktik dana koordinasi yang dinilai perlu ditelusuri oleh aparat penegak hukum. Meski masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut, isu ini menambah sorotan terhadap transparansi dan akuntabilitas distribusi pupuk subsidi di Kabupaten Pasaman.

Menanggapi hal itu, Prof. Dr. Sutan Nasomal menegaskan bahwa dugaan mafia pupuk subsidi masuk dalam ranah penegakan hukum dan menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap aparat penegak hukum.

“Polda Sumatera Barat bersama Pangdam Tuanku Imam Bonjol harus bertindak tegas, profesional, dan transparan. Jangan sampai petani terus dirugikan, sementara oknum tertentu justru diuntungkan dari penyimpangan pupuk subsidi,” tegasnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum tidak boleh berhenti di level bawah, melainkan harus menelusuri seluruh mata rantai distribusi pupuk subsidi.

“Siapa pun yang terbukti melakukan penyimpangan harus diberi sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku. Ini penting untuk memberi efek jera dan menjaga kepercayaan publik terhadap program pupuk subsidi,” ujarnya.

Pemda Diminta Klarifikasi

Petani berharap Pemerintah Kabupaten Pasaman bersama instansi terkait segera melakukan klarifikasi atas data penyaluran pupuk subsidi dan memastikan pupuk benar-benar diterima oleh petani yang berhak.

Pengawasan lapangan serta evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi dinilai mendesak agar program subsidi tepat sasaran dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pupuk subsidi merupakan hak petani dan harus disalurkan secara tepat sasaran, transparan, serta bebas dari praktik penyimpangan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Bupati Pasaman belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi terkait distribusi pupuk subsidi di daerah tersebut.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanjab Timur Bidik Hilirisasi Kelapa, Bupati Dilla Sambut Investor Jerman dan Akademisi UNJA

    Tanjab Timur Bidik Hilirisasi Kelapa, Bupati Dilla Sambut Investor Jerman dan Akademisi UNJA

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    MUARA SABAK, UPDATEaja.ID– Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) terus menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong hilirisasi sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa. Langkah strategis ini mendapat perhatian dari investor internasional asal Jerman, Dr.-Ing. Phillip Wallat, yang melakukan kunjungan ke daerah tersebut, Jumat (10/04/2026). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Bupati Tanjab Timur, Hj. Dilla Hikmah Sari, […]

  • Bupati Dillah Hikmah Sari Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Blok D Pandan Jaya, Serahkan Bantuan untuk Korban

    Bupati Dillah Hikmah Sari Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Blok D Pandan Jaya, Serahkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Tanjab Timur, UPDATEaja.id – Bupati Tanjung Jabung Timur, Dillah Hikmah Sari, turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di Pasar Blok D, Kelurahan Pandan Jaya, Kecamatan Geragai, pada Jumat pagi (13/03/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi para korban sekaligus memastikan penanganan pascakebakaran berjalan dengan baik. Dalam peninjauan itu, Bupati Dillah hadir mengenakan […]

  • Hadirkan Layanan Cepat Untuk Masyarakat, PLN ULP Muara Sabak Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi PLN Mobile photo_camera 3

    Hadirkan Layanan Cepat Untuk Masyarakat, PLN ULP Muara Sabak Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi PLN Mobile

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Muara Sabak, UPDATEaja.id – PT PLN (Persero) ULP Muara Sabak mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile sebagai pusat layanan kelistrikan digital yang mudah, cepat, dan transparan. Aplikasi ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pelanggan tanpa harus datang langsung ke kantor PLN. Melalui PLN Mobile, pelanggan dapat mengakses beragam layanan, mulai dari pembelian token listrik, […]

  • SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur Gelar Upacara dan Sampaikan Ucapan HUT Provinsi Jambi ke-69 photo_camera 2

    SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur Gelar Upacara dan Sampaikan Ucapan HUT Provinsi Jambi ke-69

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

      Tanjabtim, UPDATEaja.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-69, SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur menggelar upacara peringatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Sabtu, 6 Januari 2026, di halaman sekolah.   Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMA Negeri 8 Tanjung Jabung Timur, Muhammad Tahang, S.Pd.I., M.Pd, dan […]

  • Bupati Tanjab Timur Hj.Dillah Hikmah Sari Perjuangkan Sektor Kesehatan Dan Infrastruktur Tanjab Timur.

    Bupati Tanjab Timur Hj.Dillah Hikmah Sari Perjuangkan Sektor Kesehatan Dan Infrastruktur Tanjab Timur.

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Tanjab Timur, UPDATEaja.id – Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dilla Hikmah Sari, ST., melakukan serangkaian kunjungan kerja strategis ke Ibu Kota Jakarta pada Rabu (15/04/2026). Langkah “jemput bola” ini dilakukan untuk mempercepat peningkatan layanan kesehatan serta memperluas akses pembiayaan pembangunan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Perkuat Sektor Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI Agenda […]

  • Prof. Dr. Sutan Nasomal: Presiden Harus Sadar, Daya Beli Melemah dan Pedagang Kecil di Ambang Kebangkrutan

    Prof. Dr. Sutan Nasomal: Presiden Harus Sadar, Daya Beli Melemah dan Pedagang Kecil di Ambang Kebangkrutan

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 47
    • 0Komentar

    JAKARTA,UPDATEaja.id– Kekhawatiran terhadap melemahnya daya beli masyarakat dan kondisi pedagang bermodal kecil menjadi sorotan Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH., MH. Ia meminta Presiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap kondisi ekonomi masyarakat bawah yang dinilainya semakin tertekan.   Menurut Sutan Nasomal, kebijakan pemerintah di sektor ekonomi harus dievaluasi apabila dalam pelaksanaannya justru membuat pelaku […]

expand_less