Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Advetorial » DPRD Tanjab Timur Menggelar RDP Polemik Pengadaan Kapal 10 GT

DPRD Tanjab Timur Menggelar RDP Polemik Pengadaan Kapal 10 GT

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjab Timur, UPDATEaja.id– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membedah polemik pengadaan kapal di Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.

Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD, Senin 13 April 2026 ini menjadi sorotan publik menyusul adanya temuan perbedaan ukuran kapal dari rencana awal 10 Gross Tonnage (GT) menjadi 16 GT.

RDP tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Tanjung Jabung Timur, pihak Dinas Perikanan, kontraktor pelaksana, konsultan perencanaan, serta para aktivis dan awak media.

Direktur PT Cahaya Anggun Segara, Bambang, selaku kontraktor pelaksana, memberikan penjelasan mendalam terkait perbedaan angka GT tersebut.

Menurutnya, selisih 10 GT menjadi 16 GT bukanlah hasil dari perubahan desain kapal, melainkan perbedaan metode pengukuran volume ruangan tertutup oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Bambang menjelaskan, dalam dunia pelayaran, GT bukanlah ukuran berat, melainkan volume ruang tertutup pada kapal.

“Masalahnya ada pada pintu kabin. Di gambar perencanaan, area tersebut tidak ada pintu atau terbuka. Namun, karena kami ingin mengamankan alat-alat mahal seperti GPS dan Radio, kami memasang sekat dan pintu. Saat diukur KSOP, ruangan tertutup tersebut dihitung dalam volume GT, sehingga angka yang keluar 16 GT,” kata Bambang kepada wartawan usai mengikuti RDP.

Ia menegaskan, secara spesifikasi teknis, kapal tersebut tetap dibangun sesuai dengan perencanaan awal.

Menanggapi isu miring yang menyebut kapal tersebut merupakan kapal bekas, Bambang membantahnya dengan tegas.

Ia membeberkan bahwa proses pembangunan kapal sejak peletakan lunas hingga peluncuran diawasi ketat oleh berbagai pihak berwenang, termasuk Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) dan Syahbandar.

“Bahkan penerima kapal ada tiga orang yang datang langsung ke Tanjung Pinang. Mereka memantau selama satu minggu lebih, ikut saat kapal diperiksa BKI, sampai akhirnya kapal berlayar dari Tanjung Pinang menuju ke sini (Lambur Luar, Kecamatan Muara Sabak Timur,red),” tambahnya.

Bambang juga memastikan proyek tersebut selesai tepat waktu dengan pengerjaan sekitar dua bulan. Jika pun ada keterlambatan, itu hanya terjadi selama tiga hari dan pihak perusahaan telah membayarkan denda sesuai aturan yang berlaku.

Di sisi lain, Direktur PT Sarawani Visindo Teknik selaku konsultan perencanaan, Multi Supriyanto, memastikan tidak ada perubahan spesifikasi selama pengerjaan.

“Sesuai dengan perencanaan kami, tidak ada perubahan. Kondisi di lapangan sudah sesuai dengan perencanaan awal, spek dan ukurannya sama semua,” ujar Supriyanto.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Muhammad Guntur, menyimpulkan bahwa polemik ini lebih kepada perbedaan perspektif dalam pengukuran volume kapal.

“Ini bukan sebuah perubahan spek, melainkan perbedaan cara pandang saat mengukur. Kontraktor sudah menjelaskan bahwa secara fisik mereka menyesuaikan dengan ukuran 3,4 kali 15 meter,” ungkap Guntur.

Proyek pengadaan kapal tangkap nelayan di Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi tahun 2025 ini tengah menjadi sorotan publik.

Proyek senilai Rp 1,8 miliar itu memicu pertanyaan menyusul adanya dugaan ketimpangan antara spesifikasi teknis di atas kertas dengan realitas fisik kapal di lapangan, serta potensi pemborosan anggaran daerah.

Berdasarkan data yang ada, proyek bantuan Kapal 10 GT ini dipatok dengan pagu anggaran Rp 1.809.698.317.

Melalui skema e-purchasing, PT Cahaya Anggun Segara keluar sebagai pemenang tender dengan nilai kontrak Rp 1.807.968.000.

Namun, di balik angka tersebut, kejanggalan mulai mencuat saat kapal tersebut tiba. Dinas DKP yang awalnya merencanakan pengadaan kapal berukuran 10 GT, justru menjadi 16 GT berdasarkan pengukuran yang dilakukan KSOP. Perubahan spesifikasi yang drastis ini menjadi pangkal kecurigaan publik.

Polemik semakin panjang dengan terungkapnya biaya jasa konsultan perencanaan yang dinilai tidak wajar. Sebelum proyek fisik berjalan, Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah mengucurkan anggaran sebesar Rp 90 juta untuk jasa pembuatan desain kapal.

Proyek jasa konsultansi pembuatan kapal berbahan fiberglass tersebut dikerjakan oleh PT Sarawani Visindo Teknik. Masyarakat mempertanyakan urgensi biaya desain yang cukup fantastis tersebut, mengingat spesifikasi kapal 10 GT fiberglass merupakan desain standar yang lazim digunakan di industri perkapalan nasional.

Dugaan ketimpangan ini kini memicu desakan dari berbagai elemen masyarakat agar Instasi terkait segera melakukan audit terhadap proyek kapal tersebut, demi memastikan tidak adanya kebocoran keuangan negara dalam bantuan kapal ini.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Timur Ucapkan Dirgahayu RI ke-80

    Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Timur Ucapkan Dirgahayu RI ke-80

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Tanjab Timur, UPDATEaja – Pemerintah Kecamatan Muara Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-80 yang diperingati pada 17 Agustus 2025. Camat Muara Sabak Timur, Darohim, SP, menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum penting untuk memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta melanjutkan pembangunan di daerah. “Semangat 17 […]

  • Jemput Bola ke Menteri PKP, Bupati Dillah Perjuangkan 3.741 Rumah Tak Layak Huni di Tanjab Timur

    Jemput Bola ke Menteri PKP, Bupati Dillah Perjuangkan 3.741 Rumah Tak Layak Huni di Tanjab Timur

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    UPDATEaja.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat kembali ditegaskan melalui langkah proaktif Bupati Dillah Hikmah Sari. Bersama jajaran perangkat daerah, Bupati Dillah melakukan audiensi langsung dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia, Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Jakarta, Senin (23/02/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian […]

  • Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Nipah Panjang Sisir Lokasi Diduga Jadi Tempat Pesta Sabu

    Respon Cepat Laporan Warga, Polsek Nipah Panjang Sisir Lokasi Diduga Jadi Tempat Pesta Sabu

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Tanjab Timur, UPDATEaja.id – Merespons laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika, personel Polsek Nipah Panjang, Polres Tanjung Jabung Timur, melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar lokasi yang diduga kerap dijadikan tempat pesta sabu di wilayah Kecamatan Nipah Panjang.   Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (4/7/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB di sebuah […]

  • Bupati Tanjab Timur Hj.Dillah Hikmah Sari Perjuangkan Sektor Kesehatan Dan Infrastruktur Tanjab Timur.

    Bupati Tanjab Timur Hj.Dillah Hikmah Sari Perjuangkan Sektor Kesehatan Dan Infrastruktur Tanjab Timur.

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Tanjab Timur, UPDATEaja.id – Bupati Tanjung Jabung Timur, Hj. Dilla Hikmah Sari, ST., melakukan serangkaian kunjungan kerja strategis ke Ibu Kota Jakarta pada Rabu (15/04/2026). Langkah “jemput bola” ini dilakukan untuk mempercepat peningkatan layanan kesehatan serta memperluas akses pembiayaan pembangunan di Bumi Sepucuk Nipah Serumpun Nibung. Perkuat Sektor Kesehatan bersama Komisi IX DPR RI Agenda […]

  • Perkuat Sinergi Penegak Hukum, Kapolres Tanjab Timur Silaturahmi ke Pengadilan dan Kejaksaan

    Perkuat Sinergi Penegak Hukum, Kapolres Tanjab Timur Silaturahmi ke Pengadilan dan Kejaksaan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Tanjab Timur, UPDATEaja.id – Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., melaksanakan kegiatan silaturahmi ke Pengadilan Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Selasa (13/1/2026).   Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Anisa Primadona Duswara, S.H., M.H. Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk mempererat komunikasi, koordinasi, serta sinergi antar aparat […]

  • Prof. Dr. KH Sutan Nasomal: Demo Kepala Desa ke Istana Bukti Menteri Harus Dievaluasi

    Prof. Dr. KH Sutan Nasomal: Demo Kepala Desa ke Istana Bukti Menteri Harus Dievaluasi

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Jakarta, UPDATEaja.ID— Aksi damai ribuan kepala desa yang menggelar demonstrasi di kawasan Istana Negara dan Monas, Jakarta Pusat, menjadi bukti nyata bahwa kebijakan kementerian tidak boleh dibuat tanpa memahami kondisi riil di lapangan. Hal tersebut disampaikan Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH, Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, menanggapi aksi besar Asosiasi Pemerintah Desa […]

expand_less