Diduga Bersikap Tidak Profesional, Kepala SPPG Kota Baru Geragai Dipersoalkan PIC Yayasan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi dokumen dan suasana kerja perkantoran terkait dugaan persoalan komunikasi profesional dalam sebuah lembaga
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tanjab Timur, UPDATEaja.id — Dugaan sikap tidak profesional yang dilakukan oleh Kepala SPPG Kecamatan Kota Baru Geragai mencuat ke publik. Hal ini disampaikan oleh perwakilan Yayasan Nuansa Mitra Sejati yang bertugas sebagai Person In Charge (PIC), terkait komunikasi yang dinilai tidak sesuai etika profesional.
Permasalahan bermula dari pesan pribadi melalui aplikasi WhatsApp yang dikirim oleh Ari Satriynda Putra selaku Kepala SPPG (KSPPG) kepada pihak PIC yayasan. Dalam pesan tersebut, Ari menyampaikan keluhan terkait keterlambatan “maker” serta mengisyaratkan akan melaporkan hal tersebut ke pihak pusat.
“Kalao gaji ak ag, Samo sewa bangunan sewa mobil dak abng meker jgn salah kan aku buat laporan ke pusat bg”ancam nya.
Menanggapi hal itu, Sahrul selaku PIC Yayasan Nuansa Mitra Sejati membantah adanya keterlambatan seperti yang dituduhkan. Ia menegaskan bahwa seluruh dokumen penting, termasuk Berita Acara (BA) insentif gaji ahli gizi serta laporan Pengawasan Keuangan (AK), telah dikirim sesuai prosedur.
“Semua dokumen sudah kami kirimkan. Jadi, tudingan adanya keterlambatan itu tidak tepat dan terkesan menyudutkan,” ujar Sahrul.
Lebih lanjut, Sahrul mengaku merasa terganggu dengan cara komunikasi yang dilakukan melalui pesan pribadi tersebut. Ia menilai pendekatan tersebut tidak mencerminkan etika profesional dalam koordinasi antar pihak yang terlibat dalam program.
“Atas kejadian ini, saya merasa tidak nyaman dalam menjalankan tugas sebagai PIC. Oleh karena itu, saya mempertimbangkan untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum demi mendapatkan kepastian dan perlindungan dalam bekerja,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala SPPG Kecamatan Kota Baru Geragai belum memberikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut Kasus ini menjadi sorotan karena menyangkut profesionalisme dan tata kelola komunikasi dalam pelaksanaan program yang melibatkan berbagai pihak. Diharapkan, seluruh pihak dapat mengedepankan etika serta prosedur yang berlaku guna menghindari konflik serupa di masa mendatang. **
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar