Prof. Dr. Sutan Nasomal: Mafia Pupuk Subsidi Ancam Ketahanan Pangan, Harus Ditindak Tegas
- account_circle Redaksi
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
UPDATEaja.id – Kelangkaan pupuk subsidi yang terjadi di Kabupaten Pasaman menuai sorotan tajam. Meski data aplikasi penyaluran menunjukkan serapan pupuk masih rendah, petani di lapangan justru mengaku kesulitan memperoleh pupuk menjelang musim tanam.
Menanggapi kondisi tersebut, Prof. Dr. Sutan Nasomal, SH, MH, PhD, Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, menilai persoalan pupuk subsidi merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan nasional dan harus ditangani tanpa pandang bulu.
“Permasalahan peredaran pupuk di lapangan membutuhkan pendampingan serius dari pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, hingga pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Tujuannya agar swasembada pangan terjamin dan praktik ‘tikus berdasi’ yang bermain dalam bisnis pupuk bisa diberantas,” ujar Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media nasional dan internasional, di Kantor Pusat Partai Oposisi Merdeka, Cijantung, Jakarta, Sabtu (4/1/2026), melalui sambungan telepon seluler.
Menurutnya, petani di seluruh Indonesia berharap Presiden Prabowo Subianto menugaskan kementerian terkait bersama Polri, TNI, serta pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota untuk menangani secara bersama-sama persoalan distribusi pupuk subsidi agar tidak merugikan petani.“Seperti yang terjadi di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat saat ini, kelangkaan pupuk sangat dirasakan petani, padahal data menunjukkan stok masih tersedia,” imbuhnya.
- Penulis: Redaksi
- Editor: Maysarah
- Sumber: Prof. Dr. Sutan Nasomal

Saat ini belum ada komentar