DPRD Bergerak! Siap Turun ke Danau Kerinci Tinjau Usai Aksi AWaSI Jambi
- account_circle Redaksi
- calendar_month 0 menit yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Oplus_131072
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBI, UPDATEaja.id – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh Aliansi Wartawan Siber Indonesia (AWaSI) Provinsi Jambi di Kantor DPRD Provinsi Jambi berlangsung tertib dan damai, Jumat (13/02/2026). Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi atas kondisi Danau Kerinci yang mengalami kekeringan serius dan dinilai berdampak luas terhadap masyarakat.
Dalam tuntutannya, AWaSI mendesak DPRD untuk segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna mengusut penyebab utama menyusutnya debit air Danau Kerinci secara objektif dan transparan. Selain itu, massa juga menuntut dilakukannya audit lingkungan serta audit pengelolaan sumber daya air terhadap operasional PLTA Kerinci.
Ketua Umum AWaSI Provinsi Jambi, Erfan Indriyawan, S.P., dalam orasinya menegaskan bahwa persoalan Danau Kerinci bukanlah isu biasa, melainkan persoalan serius yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Ia menilai perlu adanya langkah konkret serta kajian ilmiah independen guna memastikan penyebab utama kekeringan dan langkah penanganannya.
Aksi tersebut disambut langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Rusli Siregar, bersama sejumlah anggota dewan. Dalam pertemuan dengan perwakilan massa, Rusli menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang dilakukan secara tertib dan konstitusional. Ia juga memastikan akan digelar rapat lintas komisi untuk membahas persoalan ini secara menyeluruh.
Rusli Siregar menegaskan bahwa DPRD akan menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan langkah konkret. Pada 18 Februari 2026, DPRD Provinsi Jambi bersama lintas komisi dan tim teknis terkait dijadwalkan turun langsung ke lokasi Danau Kerinci untuk melakukan peninjauan lapangan.
“Kami akan turun langsung ke lokasi bersama seluruh tim teknis pada 18 Februari 2026 untuk melihat kondisi riil di lapangan dan mendengarkan keterangan dari berbagai pihak,” ujarnya di hadapan massa aksi.
Menurutnya, langkah tersebut penting guna memastikan data dan fakta sebelum mengambil kebijakan atau rekomendasi lebih lanjut. DPRD juga membuka ruang koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi teknis, serta pihak terkait lainnya agar penanganan persoalan Danau Kerinci dilakukan secara komprehensif.
Dengan rencana turun lapangan ini, masyarakat berharap persoalan kekeringan Danau Kerinci segera menemukan titik terang dan solusi yang berpihak pada kepentingan publik. *
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar